Norma,
Moral, dan Etika dalam Bisnis Global
Etika
Bisnis di Dunia Usaha untuk Pembangunan
Etika Bisnis mulai
ramai didiskusikan kira-kira pada 80-an ketika dunia bisnis internasional
terjadi penyimpangan yang melibatkan pera pelaku bisnis di perusahaan
internasional. Dengan melaksanakan bisnis yang baik yang disertai dengan etika
yang ada, dan didukung oleh tata kelola perusahaan yang baik, maka para pelaku
bisnis yang ada di komunitas tersebut akan berjalan dengan baik. Jika para
pelaku bisnis itu mendapatkan profit dan roda perekonomian dapat berjalan,
tentunya akan memberikan dampak bagi pembangunan di negara di mana pelaku
bisnis itu melakukan kegiatannya.
Pentingnya Etika Bisnis
·
Perspektif Makro
Pertumbuhan pembangunan suatu negara sangat tergantung pada efektivitas dan
efisiensi sistem pasar dalam mengalokasikan barang dan jasa. Apabila dari salah
satu subsistem dalam sistem pasar ini melakukan perilaku tidak etis, maka hal
ini akan dapat mempengaruhi keseimbangan sistem dan menghambat pertumbuhan
sistem secara makro
·
Perspektif mikro
Dalam lingkup mikro perilaku etis identik dengan kepercayaan atau trust. Dalam
lingkup mikro terdapat rantai relasi dimana pemasok (supplier), perusahaan,
konsumen , dan karyawan saling berhubungan dalam kegiatan bisnis yang saling
mempengaruhi. Tiap mata rantai di dalam relasi harus selalu menjaga etika,
sehingga kepercayaan yang mendasari hubungan bisnis dan terjaga dengan baik.
Menegakkan
Etika Bisnis
Dengan mempelajari dan
memahami definisi pendapat-pendapat tentang etika bisnis, maka kita mengetahui
bahwa ada banyak pengertian tentang etika. Yang penting bagi pelaku bisnis
adalah bagaimana menempatkan etika pada kedudykan yang pantas dalam kegiatan
bisnis. Tugas pelaku bisnis adalah berorientasi pada norma-norma moral.
Dua Prinsip Indikator dalam Dimensi Etis untuk Pelaku Bisnis dalam Pengambilan keputusan
·
Prinsip
konsekuentialis
·
Prinsip Non Konsekuentalis
a)
Prinsip Hak
b)
Prinsip Keadilan
Prinsip
Penerapan Etika Bisnis
·
Etika bisnis itu
dibangun berdasarkan etika pribadi
·
Etika bisnis itu
berdasarkan pada fairness
·
Etika bisnis itu
membutuhkan integritas
·
Etika bisnis itu
membutuhkan kejujuran
·
Etika bisnis itu
harus dapat dipercayai
·
Etika bisnis itu
membutuhkan perencanaan bisnis
·
Etika bisnis itu
diterapkan secara internal dan eksternal
·
Etika bisnis itu
membutuhkan keuntungan
·
Etika bisnis itu
berdasarkan nilai
·
Etika bisnis itu
dimulai dari pimpinan
Dampak
Pembangunan Ekonomi Terhadap Lingkungan Hidup
Dengan semakin
berkembangnya kegiatan ekonomi terutama dunia bisnis, maka sedikit banyak akan
berpengaruh terhadap lingkungan hidup. Banyaknya pembangunan pabrik maupun
industri dalam pengolahan kekayaan alam yang dimiliki di negara kita, tentunya
akan memiliki dampak terhadap ekosistem yang ada. Oleh karena itu, diperlukan
penanganan yang serius akan hal ini. Dengan dibuatkan aturan-aturan dan
sanksi-sanksi hukum bagi pelaku bisnis yang melanggar, akan mengurangi risiko
pengrusakan terhadap lingkungan hidup.
Kerja
Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC)
APEC yang dibentuk pada
1989 di australia untuk pertama kalinya melakukan pertemuan ekonomi informal
para pemimpin ekonomi APEC di blake Island, amerika Serikat pada 1993. Kerja
sama ekonomi negara-negara Asia-Pasifik dilakukan untuk mendorong sebagai
berikut: 1. Diperkuatnya sistem perdagangan multilateral yang terbuka
(berdasarkan persetujuan GATT dan WTO) 2. Perluasan liberalisasi perdagangan
dan investasi dalam AsiaPasifik 3. Peningkatan kerja sama pembangunan
Asia-Pasifik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar