I. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi komunikasi, media dan informatika (telematika), terutama multimedia dan internet, telah mengubah masyarakat dalam melakukan sebagian besar aktifitas. Perusahaan dewasa ini banyak dituntut untuk memiliki strategi bisnis yang kuat, demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan mengembangkan pemasarannya. Dalam membangun kekuatan dan strategi tersebut diperlukan alat yang dapat mendukung pemasaran dalam meningkatkan penjualan produk dan jasa. Salah satu teknologi informasi dan komunikasi yang dapat digunakan adalah internet.
Penggunaan internet dapat mempermudah untuk berkomunikasi serta memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat. Dengan memanfaatkan internet, perusahaan dapat memasarkan produknya secara elektronik atau online, istilahnya e-marketing. Perusahaan juga dapat mempromosikan keberadaannya agar lebih dikenal masyarakat luas.
PT. Usaha Gedung Bank Dagang Negara sejak beberapa tahun terakhir membentuk suatu unit kerja baru yaitu pengembangan usaha untuk melakukan ekspansi usaha dengan mengelola atau merawat gedung-gedung di luar induk perusahaan PT. Bank Mandiri, serta melaksanakan jasa konstruksi atau renovasi gedung dengan menempatkan tenaga ahli konstruksi berpengalaman dibidang arsitektur dan sipil agar bersinergi dengan keahlian mekanikal atau elektrikal yang telah dimiliki perusahaan selama ini.
Tujuan dan manfaat pada penulisan ini adalah mengembangkan website e-marketing yang tepat bagi perusahaan sehingga mampu menjadi media yang tepat bagi perusahaan dalam memasarkan jasanya agar meraih pelanggan dengan lebih baik. Mendukung strategi pemasaran sehingga mampu meningkatkan pangsa pasar serta meningkatkan hubungan yang lebih baik di masa mendatang. Diharapkan pelanggan akan lebih mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan mengenai perusahaan sehingga kepuasan pelanggan dapat terpenuhi. Mendapatkan pengetahuan dan wawasan tambahan dalam hal pemasaran, khususnya e-marketing.
II. LANDASAN TEORI
Menurut Nielsen (2006), dalam mengembangkan suatu website, ada beberapa hal yang perlu diamati sehubungan dengan konsep usability “kegunaan” yang merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan, yaitu : (1) keterbukaan, (2) pengalaman pengguna web, (3) lebih awal meninjau temuan kegunaan web, (4) memprioritaskan pencarian, navigasi dan arsitektur informasi, (5) mudah dibaca & menyajikan elemen-elemen halaman, (8) menyelaraskan teknologi dengan kebutuhan masyarakat, dan (9) desain yang baik.
E-marketing adalah suatu proses membangun dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan melalui suatu kegiatan online untuk memberikan fasilitas pertukaran ide, produk dan pelayanan untuk memenuhi keinginan dari kedua belah pihak (Rafi et al, 2003).
Kotler (2003) berpendapat bahwa e-marketing adalah sisi pemasaran dari e-commerce yang terdiri dari usaha perusahaan untuk memberikan informasi, berpromosi dan menjual produk dan pelayanan melalui internet. Bagian lain selain e-marketing adalah e-purchasing, yang merupakan sisi proses penjualan e-commerce.
III. ANALISIS
ANALISIS JURNAL PENELITIAN ILMIAH MENGENAI
“Pengembangan Website e-marketing studi kasus pada PT. Usaha Gedung Bank Dagang Negara”
Sebelum melakukan pemasaran melalui internet, perusahaan telah melakukan analisis terhadap peluang pasar yang akan diperoleh nantinya. Perusahaan melakukan analisis bisnis yang ada dan mempertimbangkan untuk membuat strategi pemasaran yang potensial yang dapat memperkuat strategi unit bisnisnya. Strategi pemasaran seperti : (a) segmentasi-berdasarkan karakteristik segmentasi, pasar perusahaan masih tetap terbagi menjadi dua segmen yaitu membangun dari awal produk arsitektur yang belum ada dan mengembangkan produk arsitektur yang sudah ada.
Untuk kebutuhan customer relationship perusahaan dapat melakukan : (a) awarness – beberapa strategi yang digunakan perusahaan untuk menghasilkan awarness bagi konsumen lama maupun calon konsumen melalui dua cara,yaitu offline – dilakukan dengan mencantumkan alamat situs web perusahaan pada company profile maupun kartu nama yang diberikan kepada pelanggan. Domain alamat email yang telah digunakan adalah www.ptugbdn.co.id. Digunakannya www.ptugbdn.co.id sebagai nama dari alamat web perusahaan karena lebih dikenal oleh pelanggan lama perusahaan serta untuk pelanggan baru perusahaan akan lebih mudah mengingat sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.
Sistem pemasaran yang sedang berjalan atau yang ada sebelumnya terdapat kebutuhan maupun harapan member yang belum terpenuhi. Selain itu pula, terdapat peluang pasar yang cukup besar bagi perusahaan untuk mengembangkan dan memperluas pangsa pasarnya. Sistem yang baru menawarkan fitur fungsionalitas dan penyebaran informasi perusahaan kepada calon-calon pelanggan serta membantu perusahaan merancang strategi pemasaran, program pemasaran dan bauran dalam memelihara bisnis dengan pelanggan yang mendukung interaksi.
IV. REFERENSI
Buku :
Chaffey, Dave. 2000. Internet marketing:Strategy, Implementation and Practice. New Jersey: Pretince Hall.
Kotler, Philip. 2003. Marketing Management. New Jersey:Pearson Education.
Nielsen J. & Loranger H. 2006. Prioritizing Web Usability. Berkeley : New Riders.
Whitten, Jeffrey. 2001. System Analysis & Design Method. New York : Mc Graw-Hill.
Jurnal Nasional :
Honny san Fitri Amelia. 2011. “Pengembangan Website e-marketing studi kasus pada PT. Usaha Gedung Bank Dagang Negara”. Jurnal Sistem Informasi : Binus University.
merisha
Sabtu, 12 Januari 2019
E-Marketing
BAB I
PENDAHULUAN
Konsep menjual di internet sebenarnya tak ubahnya dengan bisnis offline (konvensional) seperti pada umumnya, yakni Anda bisa menjual apapun macam dan jenis produk yang ada di dunia offline. Perbedaan paling kentara di sini adalah bisnis internet ditunjang dengan media komunikasi bernama internet yang memungkinkan orang bisa berinteraksi di seluruh dunia walau tanpa bertatap muka sehingga pangsa pasar tidak dibatasi oleh wilayah dan waktu. Namun mungkin fikiran kita selama ini “tercemari” oleh iklan-iklan yang beredar di internet, terutama yang sering kita jumpai di situs-situs lokal, bahwa bisnis internet itu hanya jualan ebook ataupun produk-produk digital sejenis sehingga mempengaruhi pola pikir seseorang dan membuat kesan yang bisa dijual di internet hanya itu-itu saja. Memang kita tidak dapat menyangkal bahwa untuk urusan internet marketing Indonesia adalah negara paling ramai sedunia dalam keyword tersebut, ini menunjukkan peminat pola pemasaran ini begitu besar di negeri ini yang memang berpenduduk besar. Dan juga peminat produk-produk demikian memang banyak, apalagi topiknya seputar make money online. Selain itu, memasarkan produk-produk digital memang tidak membutuhkan biaya marketing yang besar karena tidak terpotong biaya transportasi dan segala hal yang membebani. Meskipun begitu, saya yakin di tahun-tahun mendatang Indonesia akan memunculkan program dan produk berkualitas yang lebih beragam dan berkualitas.
BAB II
TEORI
A. PENGERTIAN E-MARKETING
Pemasaran Internet atau pemasaran elektronik (bahasa Inggris: Internet marketing, e-marketing, atau online marketing) adalah segala upaya yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media elektronik atau internet. Terdapat beberapa ahli yang mencoba mendefinikan E- Marketing seperti yang diutarakan oleh Armstrong dan Kottler, menurutnya E-Marketing merupakan sisi pemasaran dari E-Commerce, yang didalamnya terdiri dari kerja perusahaan untuk mengkomunikasikan (memberi tahu) sesuatu, mempromosikan, serta menjual barang dan jasa melalui internet.
Dewasa ini E-Marketing mulai diminati banyak perusahaan seiring dengan perkembangan teknologi internet. Dimana saat ini hampir setiap orang di seluruh dunia dapat mengakses internet. Atas dasar alasan inilah kenapa banyak perusahaan berbondong-bondong melakukan pemasaran produknya produknya dengan E-Marketing.
Manfaat dan Kelebihan E-Marketing
Ada banyak manfaat serta kelebihan yang dapat diambil oleh perusahaan dari cara pemasaran E-Marketing diantaranya adalah sebagai berikut:
1. E-Marketing dapat menjangkau berbagai lapisan konsumen dalam suatu lingkungan belum dipenuhi atau disentuh oleh pesaing
2. Target E-Marketing merupakan konsumen yang telah terbagi ke dalam kelompok serta dapat mengembangkan dialog berkelanjutan.
3. E-Marketing memungkinkan transaksi bisnis dilakukan secara elektronik sehingga biaya yang timbul relative rendah. Seperti misalnya E-mail atau data files dapat dipindahkan pada konsumen dalam hitungan detik
4. Proses penjualan dala E-Marketing bersifat langsung dari produsen ke konsumen tanpa harus melewati jalur distribusi klasik, sehingga lebih efektif dan efisien.
5. Dapat menambahkan produk untuk dipasarkan secara cepat dan melakukan perubahan dalam rencana penjualan dengan sangat cepat.
6. Dengan E-Marketing memungkinkan untuk mengawasi pesaing.
7. Dengan E-Marketing melacak kegiatan penjualan yang sudah terjadi, beserta langkah-langkah dan hasil yang diperoleh dapat dilakukan dengan mudah
8. Karena tidak melewati jalurdistribusi, maka dialog antara perusahaan dengan konsumen dapat terjadi dlam E-marketing.
9. Memudahkan dalam mendistribusikan program serta informasi tentang produk melalui E-mail maupun file transfer.
10. Tidak ada batasan waktu karena bisa diakses 24 jam penuh
11. E-marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas dibandingkan dengan strategi pemasaran lain bahkan bisa sampai ke manca Negara
12. E- marketing dapat emngurangi biaya pemasaran karena tidak perlu membuat outlet berbentuk fisik, tidak perlu spanduk, brosur dan lain sebagainya.
Itulah beberapa manfaat serta keuntungan yang dapat diambil dari penerapan strategi pemasaran E-Marketing.
B. KASUS DALAM E-MARKETING
Contoh Kasus Email Marketing Sony Playstation
Di tahun 2012, Sony menjalankan kampanye via email marketing untuk meningkatkan penjualan produknya PlayStation Vita pada saat Natal. Kampanye ini bertujuan untuk menjaring pengguna PlayStation Plus, pelanggan PS Vita yang sudah ada, dan pengguna PlayStation 3 (PS3) yang sudah tergabung dalam PS Network. Diukur dari ROI, hasilnya sungguh mengejutkan.
Isi email marketing yang mereka kirim, dibuat sesuai dengan profil masing-masing pengguna. Misalnya untuk pelanggan PlayStation Plus, memperoleh tambahan konten-konten yang bisa didownload. Sementara untuk pengguna PS3, mereka menawarkan game-game yang bisa dimainkan antara PS3 dengan PS Vita. Untuk beberapa daerah tertentu mereka juga memberikan kupon untuk bisa mendapatkan potongan harga. Misalnya untuk daerah DACH (wilayah eropa yang menggunakan bahasa Jerman), mereka memberikan voucher Amazon, sementara daerah lain diberikan kupon yang terlampir di email untuk ditukarkan di toko setempat.
Setiap pelanggan menerima email ini sebulan sekali, selama beberapa bulan sebelum natal.
Hasilnya bisa diringkas sebagai berikut:
· Email marketing ini menjangkau 4.2 juta audiens di 16 wilayah
· Dari 1.1 juta orang yang membuka email, 9,236 terhubung via Vita Console.
· Dari budget sekitar Rp. 73 juta, memperoleh ROI sebanyak 580x dari total rupiah yang dihabiskan.
Jadi, email marketing dengan pendekatan yang spesifik dapat memberi ROI yang sangat tinggi. Kampanye yang dijalankan oleh PlayStation tersebut mencakup 3 prinsip vital dalam menjalankan email marketing:
· Urgensi
Email marketing harus menekankan sense of urgency. Misal: promo ini hanya berlaku pada saat natal. Jika tidak diambil tidak akan muncul lagi.
· Detail
Mereka membagi-bagi pelanggan berdasarkan karakter dan geografi, lalu memberikan penawaran yang berbeda untuk masing-masing.
· Data
Adanya penawaran yang detail dengan bentuk penawaran yang berbeda, karena didukung data yang kuat. Sebelum menjalankan kampanyenya, pihak Sony telah mengetahui karakter pengguna di daerah DACH yang berbeda dengan daerah lain.
C. KOMUNIKASI DALAM PEMASARAN GLOBAL
Para profesional humas dengan tanggung jawab internasional mereka harus mampu melampaui hubungan media dan melayaninya lebih dari sekedar sebagai corong perusahaan, mereka dituntut untuk secara bersama-sama membangun konsensus dan pemahaman, menciptakan kepercayaan dan harmoni, pandai bicara dan mempengaruhi opini publik, mengantisipasi konflik dan menyelesaian perselisisihan.
Salah satu konsep dasar dari praktik humas adalah mengetahui siapa yang menjadi pendengar atau pemirsa. Bagi praktisi humas global, ini berarti mengetahui pemirsa di negara asal dan negara tuan rumah. Untuk itu, dibutuhkan keahlian khusus termasuk kemampuan berkomunikasi dalam bahasa negara tuan rumah dan akrab dengan adat istiadat local.
Variabel-variabel yang Mempengaruhi Komunikasi Pemasaran Global:
a. Budaya
• Simbol
• Institusi dan kelompok
• Nilai
b. Media
Perkembangan media dipengaruhi oleh perubahan struktural dan regulasi menyangkut industri media di setiap negara. Banyak organisasi (media dan agen) berusaha tumbuh melalui deversifikasi dan pengembangan jaringan internasional (pertumbuhan organik dan aliansi). Ada kecenderungan terjadi peningkatan konsentrasi kepemilikan dan pengendalian terhadap sebagian besar industri media oleh sejumlah kecil organisasi atau individu.
BAB III
ANALISIS
ANALISIS JURNAL E-MARKETING “ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN MELALUI MEDIA ONLINE (E-MARKETING)”
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan variabel yang dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen serta mengetahui variabel Manfaat atau Hambatan dalam bertransaksi yang secara dominan merupakan variabel yang dipertimbangkan dalam keputusan pembelian konsumen melalui media online (e-Marketing) dan juga mengetahui kecenderungan perilaku konsumen dimasa yang akan datang jika dilihat dari Zscore yang terbentuk. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan survey terhadap 100 responden melalui penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik quota dan purposive sampling. Berdasarkan fungsi diskriminan dapat disimpulkan bahwa ternyata dari kedua variabel tersebut ternyata variabel manfaat dalam bertransaksi yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen melalui media online (e-Marketing). Berdasarkan hasil perhitungan Zscore, didapatkan kecenderungan perilaku konsumen dimasa yang akan datang dalam keputusan pembelian ( jarang atau sering) yaitu lebih banyak konsumen yang sering membeli dibandingkan dengan konsumen yang jarang membeli
BAB IV
REFERENSI
https://media.neliti.com/media/publications/17909-ID-analisis-keputusan-pembelian-konsumen-melalui-media-online-e-marketing.pdf
Rabu, 05 Desember 2018
Strategi Memasuki Pasar Global
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Bagaimana menjalankan
roda bisnis di pasar-pasar internasional ? Yakni, apakah akan mengekspor,
merundingkan suatu pemberian lisensi atau pertanian waralaba, mendirikan usaha
patungan, atau mendirikan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya. Meskipun
secara prinsip pilihan pasar dan cara masuk merupakan keputusan yang terpisah,
karakteristik khusus negara dan juga jalan masuk pasar internasional serta
strategi ekspansi akan berdampak pula atas pilihan cara masuk.
Disejumlah negara
berbagai karakteristik negara, seperti ukuran pasar, tingkat pertumbuhan,
stabilitas politis, risiko lingkungan, kondisi operasi, dan infrastuktur,
berdampak atas ketersediaan manajemen mengucurkan sumber daya untuk sebuah
negara atau pasar tertentu dan juga cara masuknya. Pasar kecil kerapkali paling
baik dilayani melalui pengeksporan atau pemberian lisensi, sebagai contoh.
Demikian pula, manajemen mungkin menghendaki pembatasan komitmen sumber daya ke
negara-negara dengan tingkat risiko yang tinggi atau infrastruktur yang buruk
melalui perjanjian pemberian lisensi atau usaha patungan dengan mitra lokal.
Sama halnya, jika manajemen berharap dapat memasuki sejumlah negara secara
cepat, sumber daya dan waktu yang dibutuhkan untuk mendirikan anak perusahaan
yang dimiliki sepenuhnya mungkin akan menghambat, yang mengakibatkan perusahaan
menggunakan cara pemberian lisensi atau usaha patungan.
Karakteristik produk,
sifat permintaan, hambatan perdagangan, tujuan manajemen, dan sasaran ekspansi
juga mempengaruhi keputusan pemilihan cara masuk. Produk-produk berukuran besar
dengan nilai jual rendah, sebagai umpama, membutuhkan lokasi produksi yang
dekat dengan pasar disebabkan biaya pengirimannya-sekalipun biaya ini dapat
diimbangi oleh skala ekonomis produksi.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pasar Global
Pengertian pasar global
adalah pasar berskala dunia yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha. Pasar
global mengalami perkembangan yang pesat belakangan ini karena beberapa factor.
Adanya beberapa negara industri yang mampu menghasilkan produk berkualitas
dengan harga murah, misalnya China dan Taiwan.
Semakin banyak orang yang melakukan perjalanan antar negara yang secara
langsung menjadi konsumen global. Semakin banyaknya transportasi antar negara
yang mempermudah distribusi produk. Perdagangan dunia semakin meningkat seiring
dengan meningkatnya permintaan pasar dunia.
Jika sudah memahami
pengertian pasar global dengan baik, tentunya kita bisa menyimpulkan bahwa
pasar global adalah peluang bisnis yang sangat besar dan menantang. Ketika
suatu orang atau perusahaan memutuskan untuk ikut serta dalam pasar global,
maka terbukalah kesempatan baginya untuk mengembangkan bisnisnya dan meraih
lebih banyak keuntungan. Beberapa kesempatan tersebut antara lain:
-Perusahaan dapat
membuka pabrik di negara lain yang upah buruhnya lebih murah.
-Perusahaan dapat
membuka kantor cabang dan pabrik cabang di beberapa tempat di seluruh
duniauntuk mempermudah dan mempermurah distribusi produknya.
-Perusahaan dapat
memperoleh target konsumen yang lebih banyak dengan memperkenalkan produknya di
negara lain yang potensial.
2.2 Mencermati Pasar
Global
Sebelum mengambil
keputusan untuk berekspansi ke luar negeri, perusahaan harus menyadari dan
mempertimbangkan beberapa resiko:
a. Perusahaan mungkin tidak memahami
preferensi asing dan bisa gagal menawarkan produk atraktif yang kompetitif.
b. Perusahaan mungkin tidak mengerti
mengenai regulasi asing dan mengalami biaya yang tidak diharapkan.
c. Perusahaan mungkin kekurangan manajer
dengan pengalaman internasional.
d. Negara asing dapat mengubah hukum
komersialnya, mendevaluasi mata uangnya, atau mengalami revolusi politik dan
menyita property asing.
Beberapa perusahaan
tidak bertindak sampai ada kejadian yang mendorong mereka ke arena
internasional.
Proses
internasionalisasi biasanya terdiri dari empat tahap:
a. Tidak ada kegiatan
ekspor regular.
b. Ekspor melalui
perwakilan independen (agen).
c. Pendirian satu atau
lebih anak perusahaan penjualan.
d. Pendirian fasilitas
produksi di luar negeri.
Kebanyakan perusahaan
bekerja sama dengan agen independen dan memasuki Negara tetangga atau Negara
yang serupa. Kemudian perusahaan membentuk departemen ekspor untuk mengelola
departemen agennya. Kemudian perusahaan mengganti agen dengan anak perusahaan
penjualannya sendiri di pasar ekspor yang lebih besar. Hal ini meningkatkan
investasi dan resiko, dan juga laba potensial.Untuk mengelola anak perusahaan,
perusahaan mengganti departemen ekspor dengan departemen internasional. Jika
pasar besar dan stabil, atau Negara tuan rumah mensyaratkan produksi lokal,
perusahaan akan menempatkan fasilitas produksi di pasar tersebut. Pada saat
ini, perusahaan beroperasi sebagai perusahaan multinasional dan
mengoptimalisasikan pengadaan pembiayaan, manufaktur, dan pemasaran global.
Menurut beberapa periset, manajemen puncak mulai memberikan lebih banyak
perhatian pada peluang global ketika lebih dari 15% pendapatan berasal dari
pasar internasional.
2.3 Memutuskan
Bagaimana Memasuki Pasar Global
Setelah perusahaan
memutuskan untuk menjual produknya di pasar luar negeri, perusahaan harus
menentukan cara masuk terbaik. Pilihannya adalah mengekspor, joint venture, dan
investasi langsung. Beberapa pilihan yang ditawarkan masing-masing pintu masuk
tersebut. Masing-masing strategi sukses melibatkan lebih banyak komitmen dan
risiko, tetapi juga kendali dan potensi laba yang lebih besar.Berikut cara
memasuki Pasar Global:
1. Mengekspor
Mengekspor adalah
memasuki pasar asing dengan menjual barang yang dihasilkan di negara asal
perusahaan, sering kali dengan sedikit modifikasi.
2. Joint Venture
Joint veture adalah
memasuki pasar asing dengan bergabung bersama perusahaan asing untuk
menghasilkan atau memasarkan produk atau jasa.
3. Pemberian Lisensi
Pemberian lisensi
adalah metode memasuki pasar asing di mana perusahaan menjalin suatu kesempatan
dengan pembeli lisensi di pasar asing.
4. Kontrak Manufaktur
Kontrak manufaktur
adalah sebuah joint venture dimana
perusahaan mengadakan kontrak dengan pihak manufaktir di pasar asing untuk
memproduksi produk atau menyediakan jasanya.
5. Kontrak Manajemen
Kontrak manajemen
adalah sebuah joint venture dimana perusahaan domestik memasok pengetahuan
manajemen kepada perusahaan asing yang memberi modal.
6. Kepemilikan Bersama
Kepemilikan bersama
adalah sebuah joint venture dimana perusahaan bergabung dengan investor di
pasar asing untuk menciptakan bisnis lokal di mana perusahaan berbagi
kepemilikan dan kendali bersama.
7. Investasi Langsung
Investasi langsung
adalah memasuki pasar asing dengan mengembangkan fasilitas perakitan atau
manufaktur berpusat di luar negeri.
2.4 Memutuskan Program
Pemasaran Global
Saat memutuskan untuk
berekspansi ke luar negeri, perusahaan harus mendefinisikan tujuan dan
kebijakan pemasarannya. Berapa perbandingan penjualan internasional dengan
total penjualan yang mereka cari? Sebagian besar perusahaan mulai dari
perusahaan kecil ketika berinvestasi ke luar negeri. Beberapa perusahaan
berencana untuk tetap menjadi perusahaan kecil, sedangkan perusahaan lain
mempunyai rencana yang lebih besar.
Ada beberapa cara dalam
memutuskan program pemasaran global, yaitu:
a. Bauran pemasaran terstandarisasi adalah
strategi pemasaran internasional yang pada dasarnya menggunakan produk, iklan,
saluran distribusi, dan elemen bauran pemasaran lain yang sama dalam semua
pasar internasional perusahaan.
b. Bauran pemasaran teradaptasi adalah
strategi pemasaran internasional untuk menyesuaikan elemen bauran pemasaran
terhadap masing-masing pasar sasaran internasional menanggung lebih banyak
biaya tetapi berharap mendapatkan pangsa pasar dan tingkat pengembalian yang
lebih besar.
c. Perluasan produk langsung adalah
memasarkan produk di pasar asing tanpa melakukan perubahan. Adaptasi produk
adalah menyesuaikan produk untuk memenuhi kondisi atau keinginan lokal di pasar
asing. Penemuan produk adalah menciptakan produk atau jasa baru bagi pasar
asing.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Semakin banyak
perusahaan yang kini berencana untuk berekspansi ke pasar internasional atau
pasar global. Sebelum masuk ke pasar global tersebut, perusahaan harus terlebih
dahulu membuat konsep pasar seperti apa dan jenis pasar seperti apa yang harus
dipakai. Tidak lupa juga membuat program pemasarannya seperti apa dan menjalin
hubungan dengan organisasi pemasaran yang ada di Negara tersebut. Perusahaan
juga harus mempertimbangkan faktor-faktor dan hambatan jika ingin masuk ke
pasar global, tentunya hal ini menjadi pertimbangan yang sangat penting karena
menyangkut keuntungan dan kerugian perusahaan.
3.2 Saran
Dengan dimulainya
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2016, kita sebagai warga Indonesia
harus siap menghadapi masa tersebut. Karena, semua profesi akan ikut menjadi
aktor dalam MEA nanti. Sebagai mahasiswa, sebaiknya dimulai dari sekarang kita
melatih dan mengembangkan kinerja kita agar sumber daya-sumber daya manusia
yang berasal dari Indonesia tidak kalah saing dalam pasar ASEAN nanti. Kita
harus mampu masuk ke pasar ASEAN dan jangan biarkan orang-orang asing menguasai
pasar di Indonesia ini.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.google.com/pasar
global
http://www.google.com/pasar
modal global
http://dunia-blajar.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-dan-cara-memasuki-pasar.html
www.benyaha.tk
Rabu, 07 November 2018
LINGKUNGAN LEGAL DAN PERATURAN-PERATURAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Semua negara mengatur perdagangan dengan negara lain
dan mengawasai akses orang asing terhadap sumber daya nasional. Setiap
negaramempunyai sistem hokum, peraturan, dan tradisi tersendiri yang unik, yang
menimbulkan dampak pada kemampuan pemasar global untuk mengarahkan pada peluang
pasar dalm sebuah negara. Ada peraturan untuk mengekspor dan mengimpor berbagai
barang, uang, orang, dan pengalaman melintasi batas-batas negara. Selain itu,
pendapat standard dan peraturan kesehatan dan keamanan bagi industri dan
konsumen di samping peraturan yang menyangkut kemasan, penempelan label, dan
iklan serta promosi. Pemasar global harus beroperasi sesuai dengan rangkaian
hambatan nasional yang unik ini. Sering kali hambatan ini meragukan dan selalu
berubah.
Makalah ini meninjau perkembangan hokum
internasional agar para pengusaha dapat mengetahui carayang efektif untuk
memasuki pasar pada suatu negara tertentu.
1.2
Rumusan
Masalah
Berdasarkan permasalahan
tersebut dapat kita tentukan tujuan sebagai berikut :
a.
Bagaimana
dengan lingkungan politik ?
b.
Bagaimana
dengan hukum internasional ?
c.
Bagaimana
mengelakan permasalahan hukum ?
d.
Bagaimana
pemecahan konflik, penyelesaian, dan prosen pengadilan ?
e.
Bagaimana
lingkungan pengaturan ?
1.3
Tujuan
Berdasarkan
permasalahan tersebut dapat kita tentukan tujuan sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui bagaimana lingkungan politik, legal dan regulasi manajemen pemasaran
global.
b.
Untuk
melengkapi tugas mata kuliah Manajemen Pemasaran Global.
BAB II
POKOK PEMBAHASAN
2.1 Lingkungan politik
Aktivitas pemasaran global mengambil tempat dalam
lingkungan politik institusi pemerintah, partai politik, dan organisasi melalui
orang-orang dan aturan negara dengan menggunakan kekuatan. Setiap peerusahaan
yang menjalankan bisnis diluar negara asalnya harus hati-hati mempelajari srtuktur pemerintahan di negara
yang menjadi sasarannya dan menganalisis isu-isu yang menyolok yang timbul dari
lingkungan politik. Hal ini termasuk sikap pemerintah terhadap kedaulatan,
resiko politik, pajak, ancaman pencairan saham, dan penyitaan.
2.1.1
Kedaulatan
Kedaulatan dapat didefinisikan sebagai
otoritas politik yang tertinggi dan independen. Tindakan pemerintah atas nama
kedaulatan terjadi dalam konteks dua kriteria yang penting: tahap perkembangan
suatu negara serta sistem politik dan ekonomi yang diterapkan negara tersebut.
Banyak pemerintah di negara-negara berkembang mengembangkan perekembangan
perekonomian nasional mereka dengan melakukan proteksi hukum dan regulasi.
Sasarannya adalah untuk mendorong perkembangan ekonomi dengan memproteksi
industri perintis dan industri strategis. Sebaliknya. Ketika banyak negara
mencapai tingkat perekonomian yang tinggi, pemerintah mereka mengumumkan bahwa
setiap praktik atau kebijakan yang menghambat perdagangan bebas itu adalah
ilegal.
2.1.2
Resiko
Politik
Resiko politik merupakan resiko
perubahan kebijakan pemerintah yang pengaruhnya akan merugikan kemampuan
perusahaan untuk beroperasi secara efektif dan menghalangi perusahaan yang
ingin berinvestasi di luar negeri. Tingkat resiko politik proporsional dengan
tahap perkembangan ekonomi sebuah negara: semakin kecil perkembangan suatu
negara, semakin besar resiko politiknya.
2.1.3
Pajak
Tidak jarang sebuah perusahaan
didaftarkan di sebuah negara, melakukan bisnis dinegara lain, dan mempunyai
kantor di negara ketiga. Kegiatan yang tersebar secara geografi ini memerlukan
pemikiran khusus untuk pembayaran pajak. Banyak perusahaan yang melakukan
usaha-usaha tertentu untuk meminimalisasi
kewajiban pajaknya dengan memindahkan lokasi pendapatannya.
2.1.4
Kontrol atas Saham
Pemerintah setempat terkadang mencoba
untuk mengendalikan kepemilikan perusahaan yang dimiliki asing yang beroperasi
di dalam batas wilayah mereka.
2.1.5
Penyitaan
Penyitaan
mengacu pada tindakan pemerintah untuk menghapuskan sebuah perusahaan.
Kompensasi umumnya diberikan pada inverstor asing, meskipun tidak selalu dengan
cara yang cepat, efektif dan memadai dengan standar internasional.
Nasionalisasi terjadi jika kepemilikan barang atau aset yang dipermasalahkan
dialihkan kepada tuan rumah pemerintahaan. Jika kompensasi tidak dilakukan,
maka tindakan itu lebih tepat disebut konfiskasi (confiscation). Istilah
penyitaan yang merambat telah telah diterapkan untuk membatasi kegiatan ekonomi
dari perusahaan asing di negara-negara berkembang tertentu.
2.2 Hukum Internasional
Hukum internasional dapat didefinisikan sebagai
peraturan dan prinsip yang dipandang mengikat oleh berbagai negara dan bangsa.
Ada dua kategori hukum internasional: hukum publik atau hukum internasional dan
hukum perdagangan internasional. Hukum internasional menyangkut bidang
perdagangan dan bidang lain yang secara tradisional berada di bawah yuridiksi
dari masing-masing bangsa. Hukum inetrnasional awalnya mengenai pernyataan
perang, menetapkan perdamaian, dan isu politik yang lain seperti pengakuan
pengakuan diplomatik atas kesatuan negara dan pemerintah yang baru.
Pembuatan hukum yang mengatur perdagangan dilakukan
atas dasar hubungan bilateral yang dikembangkan kedalam apa yang disebut dalam
terminologi undang-undang perdagangan. Hukum internasional masih mempunyai
fungsi penegak peraturan, meskipun dalam pengertian yang lebih luas ketimbang
masalah-masalah yang dihadapi yang timbul akibat peperangan. Pertama, hukum
internasional pada dasarnya merupakan campuran dari fakta, perjanjian, kode,
dan kesepakatan. Karena perdagangan diantara negara-negara terus berkembang,
aturan dalam urusan perdagangan diasumsikan mengalami peningkatan yang penting.
2.3 Mengelakan
Permasalahan Hukum: Isu Bisnis yang Penting
Lingkungan global sangat dinamis dan kompleks. Cara
terbaik adalah meminta bantuan kepada pakar hukum. Pemasar yang cerdik dan
proaktif dapat berbuat banyak untuk mencegah situasi yang menimbulkan konflik,
khususnya isu yang menyangkut pendirian, yuridiksi, paten dan merek dagang,
antitrust, lisensi dan rahasia dagang, serta penyuapan.
2.3.1
Pendirian
Untuk menjalankan bisnis, warga negara
dari sebuah negara harus mendapat jaminan bahwa mereka akan diperlakukan secara
adil dinegara lain. Perjanjian perdagangan memberikan hak istimewa untuk
terlibat dalam kegiatan bisnis di negara lain selain negaranya sendiri. Hal ini
dapat menciptakan masalah bagi manajer bisnis yang mungkin masih di bawah hukum
kekuasaan mereka ketika mereka keluar dari negara asalnya.
2.3.2
Yuridiksi
Karyawan perusahaan yang bekerja diluar
negeri seharusnya memahami segala hal yang menyangkut yuridiksi dari sistem
peradilan negara setempat. Perusahaan asing yang beroperasi di Amerika Serikat
harus memahami bahwa pengadilan memiliki yuridiksi terhadap tingkat dimana
perusahaan tersebut dapat ditunjuk untuk “menjalankan bisnis” di negara bagian
tempat pengadilan itu berada. Pengadilan dapat memeriksa apakah perusahaan
asing itu mempunyai kantor, menjalankan bisnis, mempunyai rekening bank atau
properti lainnya, atau mempunyai mempunyai agen atau karyawan lainnya di negara
tersebut yang bermasalah.
2.3.3
Hak
Intelektual: Paten dan merek dagang
Hak paten dan merek dagang yang
dilindungi di satu negara belum tentu dilindungi dinegara lain, jadi pemasar
global harus memastikan bahwa hak paten dan merek dagangnya didaftarkan
disetiap negara dimana bisnis mereka berada. Planggaran merek dagang dan hak
cipta merupakan persoalan kritis di dalam pemasaran global dan hal itu dapat
dalam bragam bentuk yaitu pemalsuan, peniruan dan pembajakan.
2.3.4
Antitrust
Undang-undang antitrust dirancang untuk
melawan praktik bisnis terbatas di Amerika Serikat dan mendorong persaingan.
Undang-undang ini merupakan warisan dari “Zaman Krisis Kepercayaan” di abad ke
19 di A.S. dan ditujukan untuk memperbaiki persaingan bebas dengan membatasi
konsentrasi kekuatan ekonomi.
2.3.5
Lisensi
dan Rahasia Dagang
Lisensi merupakan perjanjian kontraktual
dimana lisensor mengizinkan pemegang lisensi untuk menggunakan hak paten, merek
dagang, rahasia dagang, teknologi atau aset tak berwujud lainnya sebagai ganti
atas pembayaran royalti atau bentuk kompensasi lainnya. Pertimbangan penting
dalam memberikan lisensi termasuk analisis mengenai aset apa yang akan
ditawarkan perusahaan untuk dilisensi, berapa harga aset tersebut, apakah hanya
diberikan hak untuk membuat produk atau memberikan hak untuk menggunakan dan
menjual produknya juga. Hak untuk memberikan su lisensi merupakan isu penting
lainnya. Seperti halnya dengan persetujuan distribusi, keputusan juga harus
dibuat untuk hal-hal yang menyangkut pengaturan eksklusif atau noneksklusif dan
besarnya kewenangan penerima lisensi.
Rahasia dagang merupakan informasi atau
pengetahuan rahasia yang mempunyai nilai komersial, yang berada dalam lindungan
hak cipta dan untuk itu dibuat langkah-langkah untuk menjaga kerahasiaannya.
Rahasia dagang termasuk proses manufakturing, formula, rancangan, dan daftar
pelanggan. Untuk melindungi penyingkapannya, lisensi rahasia dagang yang tidak
dipatenkan harus dihubungkan dengan kontrak rahasia dengan setiap karyawan yang
mempunyai akses ke infformasi yang dilindungi itu.
2.3.6
Suap
dan Korupsi
Di era pasca soviet,
perusahaan-perusahaan barat kembali tergoda dengan munculnya peluang di Eropa
Timur. Di sini, seperti di Timur Tengah dan bagian-bagian lainnya di dunia ini,
perusahan barat tersbut menemukan bahwa suap merupakan suatu cara hidup dan
korupsi menyebar luas. Kenyataan bahwa tindakan penyuapan yang terjadi di pasar
dunia tidak akan berubah hanya dalam waktu semalam karena hal itu tidak
dibenarkan oleh pemeintah. Ada tiga alternatif yang dapat dilakukan perusahaan
jhika pesaing menawarkan suap. Pertama adalah
mengabaikan penyuapan dan bertindak seolah-olah hal itu tidak ada. Kedua
adalah mengakui adaya penyuapan dan mengevaluasi pengaruhnya kepada keputusan
pembelian pelanggan seolah-olah penyuapan itu merupakan unsur lain dari bauran
pemasaran. Ketiga adalah mengatakan kepada pesaing bahwa anda bermaksud untuk
mengajukan tuduhan penyuapan dinegara asalnya.
2.4 Pemecahan Konflik, Penyelesaian Perselisihan,
dan Proses Pengadilan
Berbagai negara memiliki cara yang berbeda dalam
penanganan ke arah pemecahan konflik. Konflik tidak mungkin dihindari akan
muncul dalam bisnis dimanapun, khususnya apabila budaya yang berbeda bertemu
untuk membeli, menjual, mendirikan usaha patungan, bersaing dan bekerjasama di
pasar global. Penyelesaian diluar pengadilan merupakan alternatif pendekatan
yang memberikan cara yang lebih cepat, mudah dan murah untuk menyelesaikan
perselisihan perdagangan daripada melalui proses pengadilan. Arbirase adalah
suatu bentuk penyelesaian dalam perselisihan bisnis internasional formal yang
dilakukan diluar pengadilan yang mendengarkan semua pihak yang terlibat sebelum
mendengarkan dari tiga anggota tim juri. Biasanya hasilnya merupakan suatu
keputusan dimana pihak-pihak yang bersengketa setuju untuk patuh.
2.5 Lingkungan
Pengaturan
Lembaga pengatur dalam pemasaran global terdiri dari
beragam agensi, baik dari pihak pemerintah maupun yang non-pemerintah, yang
menjalankan undang-undang atau menetapkan garis pedoman untuk memimpin bisnis.
Sejumlah lembaga agensi yang ditujukan untuk permasalahan pemasaran yang sangat
luas, termasuk hal-hal: pengendalian harga, penetapan nilai ekspor dan impor,
praktik perdagangan, pemberian label, pengaturan makanan dan obat-obatan,
kondisi tenaga kerja, tawar-menawar kolektif, isi iklan, praktik persaingan,
dan lain sebagainya. Keputusan IEOs ( International Economic Organizations)
mengikat dan dijalankan oleh negara yang menjadi anggotanya. Pengaruh agensi
pengatur itu dapat meresap, dan pemahaman atas cara operasinya sangat
diperlukan untuk melindungi kepentingan bisnis dan memajukan program-program
baru.
2.5.1
Organisasi Ekonomi Regional: Contoh Uni Eropa
Pengadilan peradilan Eropa yang berbasis di
Luksemburg, mendengarkan perselisihan yang terjadi diantara 15 negara Uni Eropa
yang menjadi anggotanya atas permasalahan perdagangan seperti merger, monopoli,
dan hambatan perdagangan. Pengailan itu juga berwenang untuk memecahkan konflik
antara undang-undang nasional dan undang-undang Uni Eropa, yang dikebanyakan
kasus akhirnya menggambarkan undang-undang nasional dari masing-masing negara
Eropa. Pemasar harus selalu waspada sehingga undang-undang nasional harus
selalu dikonsultasikan. Undang-undang nasional mungkin lebih ketat dibanding
undang-undang komunitas khususnya di dalam bidang-bidang tertentu seperti
persaingan dan antitrust. Tujuannya adalah untuk menghasilkan standar hukum
minimum dari beberapa negara anggota yang sebelumnya lebih bebas. Namun hal ini
mungkin tidak mencegah posisi yang lebih ketat dalam beberapa hukum nasional.
2.5.2
Organisasi Perdagangan Dunia
Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade
Organization – WTO, sebelumnya GATT) merupakan badan pengatur dengan pengaruh
yang sangat luas dalam kegiatan pemasaran global. Lebih dari 120 pemerintah
negara yang menandatangani perjanjian GATT dalam usaha untuk menciptakan
hubungan perdagangan internasional yang teratur dan dapat diprediksi. Terdapat
tiga prinsip dasar dalam GATT. Pertama mengacu pada nondiskriminasi: Setip negara anggota harus memperlakukan
perdagangan dari semua negara anggota dengan cara yang sama. Kedua adalah Pasar Terbuka yang didorong oleh GATT
lewat larangan segala bentuk proteksi kecuali bentuk bea-cukai. Ketiga adalah Perdagangan Yang Adil yang melarang subsidi ekspor atas produk manufaktur dan membatasi
penggunaan subsidi ekspor untuk produk primer. Dalam kenyataanya, tak satupun
prinsip-prinsip ini ynag diwujudkan sepenuhnya, meskipun banyak kemajuan yang
telah dilakukan . Penghalang non-tarif, proteksi atas hak kepemilikan
intelektual, dan subsidi pemerintah tetap menjadi batu sandungan besar.
2.5.3
Kasus pengembangan pariwisata asia timur
2.5.3.1 Heritage
Vs Modernisasi n globalisasi
WTO membagi Asia Timur dan Pasifik kedalam Asia
Timur Laut, Asia Timur, dan Oceania. Negara-negara ini membagi wilayah Asia
dengan kesamaan dan perbedaannya sebagai suatu destinasi wisata.
Secara statistik, Negara China
sekarang ini mendominasi perkembangan industri pariwisata dan Asia pasifik
mempunyai jumlah yang lebih banyak dari wilayah Asia Tenggara. Asia Timur
mempunyai jumlah kedatangan wisatawan yang meningkat 14,6% di tahun 1999, dari
jumlah yang sebelumnya yaitu 9,5% di tahun 1985. wisata outbond juga mempunyai
kemajuan sebanyak 15% dari total dunia dan tercatat sebagai pertumbuhan global
tertinggi. Hal ini dicatat oleh WTO pada tahun 2000.
Sebagian dari turis menghabiskan waktu di Asia dan
didukung oleh fasilitas pariwisata yang
baik, sehingga dapat menaikkan kondisi ekonomi. Asia Timur dapat memikat turis
dengan menawarkanpopularitas dan atraksi yang menarik. Bagaimanapun juga,
tingkat kunjungan turis inbound rendah di beberapa Negara. Hal ini disebabkan
oleh kurang mengeksplorasi kesempatan. Di beberapa kasus, ada banyak penghalang
yang berasal dari Negara itu sendiri. Sebelum mereka menyadari potensi yang
ada, proses ini bergantung pada perubahan kondisi ekonomi, politik, dan
lingkungan sosial.
2.5.3.2 Trend dalam atraksi wisata
Daya tarik yang dimiliki oleh Asia Timur merupakan
daya tarik alam dan budaya heritage. Daya tarik alam yang dimiliki berupa
iklim, pantai, pulau, hutan, pemandangan, tumbuhan dan kehidupan binatang.
Atraksi budaya yang dimiliki berupa bangunan bersejarah, historical sites,
festival, pakaian tradisional, kebiasaan, seni, dan kerajinan. Tetapi hal itu
tidak mengakibatkan atraksi lain seperti mall, event, taman hiburan, resort,
dan kasino menjadi sepi. Begitu juga dengan wisata olahraga tetap menjadi
hiburan yang menarik. sex tourism tidak dapat dipungkiri juga menjadi daya
tarik wisata di Negara-negara tertentu. Atraksi wisata tidak hanya dapat
ditemukan didaerah pantai dan pedesaan saja, dapat juga ditemukan di daerah
metropolitan.
Taman hiburan merupakan atraksi yang menarik dan
memiliki ciri dari wahananya. Taman hiburan menjadbagian dari pertumbuhan
industri hiburan yang didasarkan pada permintaan atas produk hiburan. Investasi
banyak dilakukan oleh Negara-negara Eropa dan Amerika untuk wilayah Asia dan
Pasifik dimana industri di Jepang sudah cukup maju.
Dari sekitar 20 taman hiburan di dunia pada tahun
1999, Disneyland Tokyo memiliki tingkat kunjungan tertinggi yaitu lebih
dari17,45 juta wisatawan. Tiga buah taman hiburan lain di Jepang juga masuk
dalam daftar tersebut. Pada saat ini terdapat 30 taman hiburan yang memiliki
tingkat kunjungan sebesar 1 juta wisatawan, dan 30 lainnya mempunyai tingkat
kunjungan sekitar 500 ribu sampai 1 juta pengunjung. Taman hiburan ini terletak
di sekitar kota Tokyo, setelah opening taman-taman hiburan tersebut di tahun
1983, mengakibatkan investasi skala besar, periundangan, dan kenaikan
pendapatan.
Pertumbuhan ekonomi di Jepang sangat dipengaruhi oleh
berdirinya taman hiburan tersebut. Meskipun terdapat permasalahan dalam hal
manajemennya, tetapi konsep dari taman hiburan tersebut dapat memperbaiki
popularitasnya.
Universal study membuka taman hiburannya yang
pertama berada diluar USA, yaitu di Osaka pada tahun 2001, bersamaan dengan
beroperasinya Disneysea di Tokyo. Selain itu investasi besar juga direncanakan
untuk China, Taiwan, dan Korea selatan dimana terdapat 2 taman hiburan ternama
di dunia.
Atraksi modern lainnya juga terdapat di Asia Timur,
yaitu Mixed Retail, hiburan lain yang juga terdapat contohnya COEX Plasa di
Korea Selatan, dengan ibukota Seoul, disini terdapat Aquarium, Multiplex, dan
retail yang luasnya mencapai 95.000 meter persegi. Trend ini mencakup luasnya,
fasilitas pendukung, yang berhubungan dengan teknologi dan komponen-komponen
dari retail, serta memiliki tempat di sepanjang atraksi alam, budaya, dan
sejarah.
Destinasi di Asia Timur yang memiliki berbagai
atraksi untuk pasar excusionis, turis domestic, dan wisatawan Asia dan Negara
barat, dimana masing-masing memiliki kebutuhan dan ekspetasinya masing-masing.
Apa yang menjadi nilai bagi atraksi
tersebut tergantung dari intrepretasi dan persepsi dari masing-masing
turis, baik individu maupun grup.
Perbedaan budaya menjadi tolak ukur bagi kualitas
suatu atraksi. Contohnya, orang-orang Negara barat lebih menyukai keromantisan
dan lebih idealisterhadap keorientalan dan lingkungannya. Yang disuguhkan pada
mereka dalam bentuk keeksotisan dan misterius dalam imej promosi dan pekerjanya
oleh industri pariwisata. Untuk memanfaatkan keragaman pasar dan produk,
perbedaannya budaya telah dimanfaatkan oleh banyak organisasi pariwisata
nasional. Contohnya, Tourism Authority Of Thailand telah berpindah dari mass
marketing dan sekarang ini focus pada atraksi yang berupa makanan, belanja,
kesehatan, sejarah, olahraga, budaya, dan bisnis travel. Negara lain seperti
Kamboja dan Mongolia lebih berfokus pada satu atribut. Ekowisata yang
menggabungkan alam dan dimensi satu social, lebih banyak dikembangkan seperti
wisata heritage.
Kompleksitas antara sejarah dan wisata merupakan
subjek yang banyak diperdebatkan. Heritage mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai
atraksi wisata dan sebagai alat untuk membentuk nasionalitas dan
mengekspresikan identitas, menjadikan kondisi politik dan social sebagai nilai
ekonomi yang akan menambah pendapatan dan mengurangi pengangguran. Banyak
komentator yang mengkritisi eksploitasi pada heritage oleh industri pariwisata
dan kebijakan pemerintah. Selain untuk atraksi wisata, tetapi juga harus
dihargai sebagai perlindungan terhadap sejarah dan konservasi. Hal tersebut
berhubungan dengan Negara yang yang baru saja merdeka dan pembentukan koloni,
atau selama perubahan waktu dan ketidakpastian. Ini merupakan karakteristik
dari banyak Negara di Asia. Hongkong dan Singapura merupakan Negara pemimpin
wisata heritage, khususnya dalam marketing dan planningnya. Hongkong menjadi
Special Administrative Region (SAR) bagi orang-orang komunis di China pada
tahun 1997, setelah 150 tahun dijajah Inggris, sementara populasi multiracial
di Singapura mendapat kemerdekaannya pada tahun 1965. hal ini menjadi pertanyaan
bagi pemerintah dan masyarakat mengenai arti dari identitas dan heritagenya.
2.5.3.3 Perencanaan
strategi, identitas dan atraksi warisan (Heritage)
Hongkong dan Singapore adalah daerah tujuan wisata
internasional yang sangat sukses, dimana keduanya memiliki rencana strategi
dengan tujuan yang sama yaitu menjadi kota tujuan wisata internasional yang
berprinsip. Rencana ini mengharuskan memperkuat kekuatan yang dimiliki saat
ini, memikirkan produk yang inovatif dan memperluas pendekatan pasar dengan
memasukan atraksi baru dan mengembangkan yang telah ada. Warisan memilki sebuah
kontribusi penting untuk merealisasikan hasil sasaran, dan telah diberikan
prioritas yang tinggi oleh komisi pariwisata hongkong (HKTC). Bangunan dan
sejarah dan situs arkeoligikal dengan pariwisata yang potensial telah
teridentifikasi, dan pemeliharaan tradisi yang penuh warna didukung dengan
sebuah kekuatan wisata heritage yang baru saja di format. Pendekatan heritage
dan budaya tradisional yang telah sama-sama diketahui di Singapore, dan rencana
terbaru yang mengusulkan cluster heritage
yang spesifik dan atraksi budaya sebagaimana pengembangan zona yang
pantas. Tema area etnik Chinatown saat ini merupakan langkah-langkah yang
sedang dilaksanakan.
wisata honggkong menawarkan serangkaian warisan yang dibangun pada jaman kerajaan Cina dan koloni Inggris seperti halnya situs kesejarahan,
warisan jalanan dan tradisi dan kebiasaan. Singapore, juga mengiklankan warisan
fisik dari monumen, bangunan, dan situs. Kebanyakan berasal dari periode
colonial, tetapi arsitektur pribumi dan penjelmaan dari warisan etnik juga
ditonjolkan. Keduanya memiliki museum yang bervariasi dan gtaleri yang
dibagi-bagi sesuai dengan aspek sejarah dan budayanya.
Dalam penambahan keuntungan komersil, terdapat
pertimbangan sosial-politik untuk mempertimbangkan mengenai wisata heritage. pemerintah kolonial di hongkong, beraksi melalui
barang-barang dari zaman kuno dan kantor monument, yang khususnya telah aktif
pada masa sebelum peralihan. Banyak monument yang terdaftar telah disetujui oleh pemerintah pada tahun
1980 dan pertengahan 1990, dan sebuah kepercayaan warisan yang telah
dibentuk pada 1992 untuk meningkatkan kesadaran dan bantuan masyarakat
mengorganisasi proyek heritage ini. Rezim inggris membangun pusat kebudayaan
hongkong pada tahun 1989, sebuah tempat seni di desain menyolok di tepi pantai,
dan bertanggung jawab untuk beberapa musium baru. Aksi ini dapat dijelaskan
dalam istilah penyataan sebuah identitas honggkong yang terpisah. Dan warisan untuk membantu wilayah itu
mempertahankan ciri khas nya dan mempertahankan agar tetap utuh dengan status
china yang lebih luas.
Cara berpendirian pemerintah yang baru
adalah salah satu factor pendorong berkelanjutan untuk heritage dengan penekanan pada sejarah panjang China Hongkong
yang berhubungan dengan prestasi masa kini dan ambisi dimasa depan. Musium
sejarah hongkong dibuka kempali pada lokasi yang diperbesar pada ahun 2000,
ketika sebuah musium heritage Hongkong yang ditemukan bersama sebuah rekonstruksi baru biara dinasti Tang
yang memperlihatkan jalur keluarga cina orang hongkong. Banyak atraksi yang
dapat dilihat sebagai perwujudan asal yang umum dan tujuan cina dan hongkong.
Aturan inggris yang dilukiskan sebagai sebuah interupsi temporary, dan sejarah
merekamnya sebagai sesuatu yang patut dikenang dan “bayangan inggris” pada
asosiasi pariwisata hongkong. Dengan begitu situs heritage dapat menjadi cara
untuk menyampaikan pesan tentang konstruksi identitas yang formal.
Selain modernisasi, tugas pemerintah
Singapore yang juga sama beratnya adalah mengharmonisasi pembangunan dengan
multicultural yang dimiliki orang Singapore walaupun 75% dari populasi
merupakan mayoritas etnic china, tetapi pemerintahpun harus memperhatikan etnic
lain seperti malay, india, dan lainnya. Kebijakan ini tercermin dalam perilaku
perawatan warisan bangunan sebagai peralihan Singapore dari Negara jajahan ke
status modern yang dilakukan untuk menghormati masa lalu.
2.5.3.4 Atraksi yang lebih modern
Heritage dan identitas juga dipengaruhi oleh globalisasi dan
berhubungan dg perubahan sosial, yang sering mendorong homogenitas budaya. Hong
Kong Dan Singapore menunjukan tanda dari banyak internationalisasi, tetapi
mereka mempunyai sejarah yang menjelaskan pengaruh luar dan suatu kultur
ambivalen yang telah muncul, yang mana bukan secara keseluruhan Asia Maupun
Barat. barangkali Ada suatu interaksi tetap internasional, nasional, kesukuan (
di dalam kasus Singapura) dan lokal ( di dalam kasus Hongkong) Lapisan
identitas, yang lebih lanjut mempersulit penyelidikan itu.
Untuk masa depan, atraksi modern merupakan pusat dari perencanaan
strategi yang dimiliki Hongkong dan Singapure, melebihi wisata heritage sebagai
arti pentingnya jika diukur oleh tingkat nyata dan perencanaan investasi. Hongkong
membuat proyek penyediaan fasilitas berskala besar, HKTC merekomendasikan
sebuah terminal untuk kapal pesiar, pusat konfrensi dan pameran yang lain, dan
pusat pertunjukan kesenian dan stadion serbaguna. Persetujuan inovasi ini telah
dilakukan di Hongkong Disneyland, sebuah taman daratan dan perluasan ke taman
samudra. Di bawah tinjauan ulang adalah dua sistem kereta kabel yang
menghubungkan lokasi atraksi, sebu7ah dermaga nelayan dengan gaya san fransisco
dan sebuah koridor hiburan di Lantau Island. Kesanggupan pemerintah untuk
mengembangkan pariwisata berskala besar dengan dukungan keuangan untuk
Disneyland hongkong.
2.5.3.5.1Hongkong
Disneyland
Pemerintah hongkongdan perusahaan Walt Disney
membentuk kerjasama spekulasi perusahaan yang bernama Hongkong internasional
theme park Ltd untuk membangun dan mengoperasikan taman ini. Taman ini akan
mengunakan gaya Disney Amerika yang tradisional, dan pengaruh Chinese seperti
pada makanan dan bahasa yang digunakan. Pembangunan Disney hongkong ini tentu
saja akan sangat menguntungkan dan pembangunan
ini merupakan perwujudan dari modernisasi pariwisata Hongkong.
2.5.2.5.2Singapore haw far villa
Singapore haw far villa didirikan oleh aw bersaudara pada tahun 1937, dan
dikenal sebagai kebun balsem harimau, kekayaan keluarga itu dihasilkan dari
nama perusahaan itu. sebagai tambahan terhadap rumahnya sendiri, yang
dirobohkan setelah perang dunia yang kedua, terkenal sebagai suatu colletion tentang
pajangan dan patung yang hebat dengan diwarnai berbagai ilustrasi cerita
dari dongeng-dongeng china dan mitos pergaulan agama dan percampuran
ideologi. sebanyak 1000 figur dan 150 peremajaan telah diperbaharui antar
tahun 1937 dan 1954, ini dimaksudkan
untuk mengabarkan pelajaran moral dan mempromosikan nilai-nilai kebaikan di
atas kejahatan dan sikap baik pada orangtua,
Dari waktu ke waktu, kebun ini
dilalaikan dan ketinggalan jaman, harapan keluarga pada tahun 1985 memberikan
status bahwa kebun itu bisa difungsikan kembali. Kebun ini mempunyai nilai yang
potensial untuk menjadi suatu atraksi, sehingga singapore memungut sewa dari
sector ini. pihak swasta memiliki tander untuk prakarsa yang mengkombinasikan
pengembangan kembali dan pemeliharaan lokasi ini. taman membuka kembali
faasilitas seperti dunia ular naga pada tahun 1990 setelah mengalami
perbaika. fasilitas modern seperti
teater dalam rumah, permainan air, sepanjang 60 meter yang berbentuk ular naga
berupa suatu perahu. toko pengecer menyediakan berbagai makanan, semua
fasilitas yang ditambahkan, itu merupakan hasil perkawinan teknologi modem dan
chinesse yang tradisional dengan harga tiket masuk sebesar S$11 yang naik
menjadi S$16,5.
Suatu konsultan mengangkat Suatu
penawaran proyek untuk membantu proses konsolidasi melalui perencanaan ruang,
seni taman dan aspek lain infrastruktur. penawaran lain pada awal tahun 2001
akan mencari operator untuk mengatur taman mengontrak, membuka kembali pada
awal 2002. Bagaimanapun, [itu] telah diungkapkan April 2001 yang suatu operator
baru ( Manajemen Dunia Timur Pte Ltd) akan pemeliharaan [itu] membuka dan
menawarkan pintu masuk cuma-cuma. Renovasi oleh craftsmen akan diselesaikan
melalui langkah-langkah dengan meminimum
hal-hal yang tidak menyenangkan pengunjung.
Menurut STB , atraksi akan
diposisikan sebagai tempat di mana pengunjung dapat:
Belajar tentang Warisan/Pusaka Cina Dan
Mitologi, dibandingkan sebagai Pertunjukan Western-styled . Tantangan kami
adalah untuk memikat lebih banyak pengunjung pada taman ini sehingga mereka
dapat menghargai bagaimana berharganya taman sebagai asset budaya yang memberi
pengertian yang mendalam tidak hanya ke dalam Mitologi Cina, tetapi juga ke
dalam hidup ketika taman itu dibangun. (
STB, 2001)
Kesimpulan
Explorasi mengembangkan atraksi di Hong
Kong Dan Singapura mengungkapkan sebagian dari permasalahan dan semua tujuan
mengejar pengenalan dan pertumbuhan suatu industri turisme yang kompetitif,
menunjukkan ke perubahan internal dan eksternal. Hong Kong Dan Singapura sudah
menjawab tantangan yang dihadapi dengan
penerapan strategi turisme dapat diperbandingkan dalam kaitan dengan
peningkatan produk, inovasi dan pemasaran, mengarahkan pada keunggulan yang
serupa sebagai suatu Tujuan Kota besar Asia, dengan jenis atraksi serupa.
Kebijakan diikuti dengan para agen
turisme, dengan aktif yang didukung oleh pemerintah.
Bab ini telah menunjukkan bahwa promosi
atraksi warisan/pusaka tidaklah didikte oleh ekonomi sendiri. Warisan/Pusaka
Atraksi adalah explorasi, penemuan dan ungkapan nasional sebagai identitas
budaya. Maksud dari identitas dan warisan/pusaka dari yang itu sebagai status
bertindak sebagai suatu pengambil-keputusan dari berbagai hal penafsiran,
presentasi dan konservasi . Turisme dengan begitu menjadi suatu medium untuk
transmisi , Hong Kong Dan Singapura menggambarkan sebagian dari proses ini,
seperti halnya hal-hal penting hubungan antara identitas, warisan/pusaka dan
turisme. Pengunjung Warisan/Pusaka Atraksi sudah menjadi suatu isu politis di
dalam penempatan kedua-duanya, seperti halnya di tempat lain di (dalam) daerah,
dan bab ini menyatakan bahwa .atraksi terbaik dipelajari dan dipahami mereka.di
dalam konteks sosial dan politis yang lebih luas.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pemasar
yang cerdikmenggunakan kesadaran mereka mengenai kompleksitas lingkungan hokum
untuk menghindari situasi yang mungkin menimbulkan konflik, salah pengertian,
atau pelanggaran hukum nasional secara terbuka. Jelas, bagi saran hukum dari
orang yang kompeten amat diperlukan. Hal ini akan benar-benar terasa apabila
wilayah operasi sudah menjangkau berbagai negara, karena kecil kemungkinan
untuk mengandalkan pada pengetahuan hukum yang diperoleh dari pengalaman
pribadi.
3.2 Saran
Semoga
makalah yang kami tulis ini dapat menambah wawasan bagi para pembaca.
Langganan:
Postingan (Atom)
Analisis Jurnal Penelitian
I. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi komunikasi, media dan informatika (telematika), terutama multimedia dan internet, t...
-
Past future, Past perfect, and Past perfect continous 1. Past future Example: 1. I would learn english (active) ...
-
Peranan Koperasi dalam perekonomian indonesia Pemberdayaan koperasi secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu menyel...
-
Manfaat Koperasi Kepada Anggotanya Kita semua pasti sudah mendengar dan mengenal lama tentang koperasi. Sebab beberapa tahun lalu d...